Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kebonsari berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pengurus dan warga Nahdliyin dalam memperkuat organisasi serta mempererat ukhuwah Islamiyah di wilayah Kecamatan Kebonsari.
Acara pembukaan konferensi dihadiri oleh jajaran pengurus NU, tokoh agama, banom NU, serta para undangan dari berbagai elemen masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua PCNU Kabupaten Madiun, KH. Dr. Munir Lc menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya kesungguhan dalam berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama.
Beliau menegaskan bahwa menjadi bagian dari NU harus dilakukan dengan penuh ketulusan dan tanggung jawab. Dalam penyampaiannya, KH. Dr. Munir Lc mengatakan:
“Nek melu NU kudu seng tenanan, awak e dewe seng butuh NU, dudu NU seng butuh awak e dewe. Dadi pengurus NU kudu iso ngurusi NU ojo sampek dadi urusan neng NU.”
Pesan tersebut mengandung makna bahwa setiap kader dan pengurus NU harus memiliki loyalitas, dedikasi, dan semangat pengabdian yang tinggi. Menurut beliau, organisasi sebesar NU membutuhkan pengurus yang siap bekerja dan melayani umat, bukan justru menjadi beban organisasi.
Konferensi MWC NU Kebonsari ini juga menjadi ajang evaluasi program kerja sekaligus penyusunan langkah strategis organisasi ke depan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang amanah, solid, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
Semangat kebersamaan dan pengabdian tampak jelas selama kegiatan berlangsung. Para peserta konferensi mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias, mulai dari pembukaan hingga sidang-sidang organisasi.
Melalui konferensi ini, MWC NU Kebonsari diharapkan semakin kuat dalam menjalankan perannya sebagai organisasi keagamaan yang dekat dengan masyarakat serta aktif dalam menjaga persatuan umat dan bangsa.
